Welcome Guest | Register | Login
halaman depan
 
 

dari Modena-Vignola Italy

Seruan Organis “ Proud To be Part”

Selasa, 24 Maret 2009

Rabu, 18 Juni 2008,  aktivitas hari ini dimulai dengan mengikuti diskusi dengan thema “IFOAM The Global Voice of Organic”, bertempat di gedung tua “Fondazione S. Carlo-Sala Conference. Untuk mencapai gedung ini harus dicapai dengan berjalan kaki sekitar 10-15 menit dari pusat kegiatan.  Kegiatan ini hanya dihadiri oleh sekitar 8 peserta, sangat sedikit peminatnya.  Direktur Eksekutif IFOAM (Angela Caudle de Freitas)  dan beberapa Wolrd Board IFOAM lainnya secara bergantian menyampaikan kertas posisi IFOAM atas gerakan pertanian organik di dunia. Dimulai jam: 14.30 dan diakhiri pukul 16.00 Waktu Modena.

Agak berbeda dengan thema sebelumnya, thema kali ini tentang “Comparison of Cropping Systems”, bertempat di gedung “Facolta Economica e Commercio-Aula Est”.  Kegiatan ini sangat diminati dan dihadiri oleh banyak peserta, berkisar 50 orang.  Dimulai jam : 16.30 – 18.00 waktu modena.  Presentasi dilakukan oleh 4 narasumber yang menyampaikan hasil penelitian tentang a) Analisis Komparatif tentang sistem pertanian organik dan konvensional; kelebihan dan kekurangan nitrogen, b).  Efesiensi penggunaan nitrogen dari tanaman Sereal di pertanian organik di Arab, c) Kondisi Sistem penanaman padi-padian di dalam eksperimen jangka panjang, d) Keseimbangan nitrogen dalam produksi  green house organic di Belanda.

Kamis, 19 Juni 2008, Aktivitas pagi ini diisi dengan berkeliling sekitar hotel untuk melihat-lihat situasi pertanian, sembari mengurus kepindahan hotel, yang memang saat ini hampir seluruhnya  dipenuhi oleh peserta kongress.    Hamparan areal jagung terlihat di lahan-lahan pertanian yang masih banyak bertebaran disekitar hotel. Pengurusan kepindahan hotel memakan waktu sampai setengah hari.. Barulah setelah siang dapat mengikuti diskusi di congress organic dengan thema “Organic Certification and  Livelihood” ,digelar  di Sala Redecocca, dimulai jam : 16.30 – 18.00 Waktu modena.  Thema yang dibahas antara lain; a).  Pengaruh adopsi dari PGS (Partisipatory Guaranty Sistem) untuk sertifikasi organik untuk petani kecil di negara berkembang: kasus Rede Ecovida di Brazil, b).  PGS: Pendekatan baru untuk sertifikasi organik- kasus mexico, c).  Sirkulasi ekonomi dari rantai pangan organic lokal: Xiedao di Beijing, d) Pertanian organik: Sebuah di wilayah Kebijakan pembagunan internasional.

Jumat, 20 Juni 2008,  Dimulai pukul 09.00 waktu Modena,  bertempat di Sala Redecocca, Thema yang didiskusikan, antara lain: a).  Proses Diferensiasi dalam pertanian organik- Diantara sistem pasar kapitalistik dan prinsip IFOAM, b).  dropping organic certification- effects on organic farming in Norway, c).  Analisis Turunan diantara Regulasi EU (EEC) 2092/91 dalam hubungan dengan standar internasional dan nasional lain, d).  Kepuasan operator organic dengan lembaga sertifikasi mereka – sebuah survey di German. Diskusi ini diakhiri pukul  10.45 waktu Modena. 

Bertempat di gedung yang sama, sesi berikutnya dengan thema “Organic Sector relationships”,  dimulai 11.15-13.00 waktu modena. Judul makalah yang didiskusikan antara lain; a). Labour quality model untuk rantai pangan pertanian organik, b).  Hubungan kolaborasi dalam rantai supplai gandum organik: sebuah studi kasus di tiga negara uni europa, c).  Strategi mempengaruhi kerja sama  dari petani di dalam rantai supplay pangan organik: Kasus Bio Market Jepang, d).  Harga Premium untuk pangan organic dari Australia dan China.

Usai, sesi siang, saya bersama peserta lainnya kembali lagi ke pusat kegiatan untuk mengambil jatah makan siang yang disiapkan oleh panitia. Nasi kotak ala Italy (campuran nasi (butirannya agak besar-besar, kedelai, tomat dan potongan daging ayam), dengan cita rasa yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya, masuk dan mengisi perut pribumi ini.  Suatu pengalaman yang menarik. Walaupun sesudah itu, saya harus menetralkan cita rasa itu dengan minum juz apel yang disediakan di meja yang lain. 

Tidak terasa, saya harus berjalan lagi menuju gedung pertemuan untuk mengikuti diskusi tentang “Organic Marketing and Organization in Developing Countries”, bertempat di Sala Redecocca, dimulai 14.30 – 16.00 waktu modena.  Thema yang didiskusikan adalah : a).  Integrasi Bentuk Pasar organisasi petani organik, b).  Penilaian Pasar Dunia untuk Pangan dan buah-buahan organik dari Nigeria. Hampir sama dengan sesi-sesi pagi, diskusi ini tidak begitu banyak diminati peserta.

Sabtu, 21 Juni 2008, Pagi jam 09.00 waktu Modena, bus yang dipandu oleh Samanta Rosi dan Stefani dari ICEA (Sebuah Lembaga Sertifikasi Organik di Italy) sekitar 13 orang anggota rombongan  Tour, diantaranya;  Kung Wai-Malaysia, Katherine DiMatteo-USA,  dua orang dari Tahiland, China, dan beberapa lainnya yang tidak sempat saya kenal, berangkat meninggalkan Parco de San di pusat kota Modena menuju ke perusahaan penghasil keju organic “Hombre Farm” di Kota Modena.  Hombre Farm memiliki lahan seluas 300 hektar, ditanami tanaman utama berupa rumput alfalfa yang mencapai 50% dari luas lahan.  Dan pengelolaannya dilakukan secara organic dan rumput ini merupakan makanan utama bagi sapi yang berjumlah 500 ekor, dimana 220-240 ekor sapi untuk menghasilkan susu yang kemudian diolah menjadi keju.   Setiap hari 5.500-6.000 liter susu, diolah menjadi keju.   Keju organik ini telah disertifikasi oleh ICEA. 

Selanjutnya, tour ke perusahaan keluarga “Casa del Balsamico Modenese” untuk melihat pabrik pembuatan cuka organik (tradisional Italy yang bahan bakunya buah anggur). Cuka ini biasa dipakai untuk penyedap makanan Italy. Dan telah mendapat sertifikasi organic sejak tahun 1993.   Rombongan dipersilahkan untuk mencoba cita rasa cuka dari produsen ini, mulai dari yang telah disimpan selama 6 bulan, 1 tahun sampai yang disimpan selama belasan tahun.  Perusahaan ini merupakan perusahaan keluarga yang dimiliki secara turun temurun dan menerapkan tehnik-tehnik pengolahan dan penyimpanan secara tradisional. 

 Sabtu, 21 Juni 2008 sore,  Mengikuti IFOAM Asian Members Meeting di Vignola.  Kegiatan ini dipimpin oleh Satoko Miyoshi (seorang akvitis Perempuan dari IFOAM JAPAN).  Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 16 orang peserta dari Korea Selatan, Jepang,   Malaysia, Philipina, India. Hal penting dari pertemuan ini adalah bagaimana meningkatkan partisipasi peserta IFOAM dari ASIA di masa yang akan datang, misalnya dengan mengelarkan kegiatan-kegiatan IFOAM di kawasan Asia sehingga dari segi pendanaan akan lebih murah dan dapat dijangkau oleh pengiat organic di wilayah Asia. 

Minggu-Selasa, June 22-24, 2008, mengikuti IFOAM General Asembly dilaksanakan di Kota Vignola sekitar 1 jam perjalanan dari Modena, dimulai pada tanggal 22 sampai dengan 24 Juni 2008. Salah satu hasil penting dari General Assembly ini adalah terpilihnya 10 orang Wolrd Board, yakni Katherine DiMatteo dari USA, Jacqueline Haessig Alleje dari Philippines, Moses Kiggundu Muwanga dari Uganda Moses Kiggundu, Masaya Koriyama from Japan, Ong Kung Wai dari  Malaysia, Andre Leu dari Australia, Urs Niggli dari Switzerland,  Fabio Piccioli dari Italy, Vanaja Ramprasad dari India, Roberto Ugas dari Peru.  Dan jika ditelisik, ada 4 orang wolrd Board terpilih yang berasal dari kawasan Asia-Australia; Jacqueline Haessig Alleje-Philippines, Masaya Koriyama-Japan, Ong Kung Wai-Malaysia, Andre Leu-Australia.  Hal ini dapat diterjemahkan menjadi sebuah kekuatan penting bagi pengembangan pertanian organic di kawasan ini. Akankah potensi ini dapat dimanfaatkan oleh komunitas asia pasifik ?

Rabu, 25 Juni 2008, Usai sudah perhelatan besar ini. Sekitar pukul 08.00 waktu Vignola, saya meninggalkan wisma kecil  yang disewa selama 3 hari dengan biaya 81 euro per hari.  Mobil travel yang disewa seharga 35 euro membawa saya menuju st kereta di Modena.  Perjalanan dari Vignola menuju Modena ditempuh sekitar 1 jam dengan melewati ladang-ladang pertanian. Variasi antara ladang anggur, jagung, gandum dan padi menghiasi pemandangan musim panas sepanjang perjalanan.

Dari Modena, naik kereta menuju Milan, sepanjang perjalanan kereta ini, menyaksikan pemandangan ladang-ladang pertanian di sisi kiri dan kanan rel kereta. Serasa seperti di perjalanan Jakarta –Surabaya, bedanya, tidak ada kawasan pemukiman penduduk sepanjang rel kereta ini. 

Sekitar pukul 12.00 Waktu Milan, saya tiba di kota yang kelihatannya agak lebih ramai dibanding dengan Modena maupun Vignola.  Nginap semalam, dan besoknya, Kamis, 26 Juni 2008 pagi langsung menuju bandara, untuk penerbangan dari Malpensa airport  pukul 16.00 waktu Milan  menuju Indonesia dengan transit di Colombo, Dubai, Singapura.  Kembali ke realitas pertanian organic di Indonesia. (RSW)

 
English Version Halaman depan Home