Welcome Guest | Register | Login
halaman depan
 
 

Titik Kecil di Kemegahan BioFach

Jumat, 05 Maret 2010

Dari ajang BioFach dan Vivaness  (BV) 2010 terlihat bahwa krisis ekonomi global yang melanda dunia tidak menghentikan permintaan akan produk-produk organik dan yang secara ekologi berkelanjutan (ecologically sustainable).  BV tahun ini mengangkat tema Organic+Fair. Di tahun ini pulalah  Aliansi Organis Indonesia (AOI) berkesempatan untuk berpartisipasi sebagai peserta di ajang bergengsi para pelaku organik dunia, setelah 3 tahun sebelumnya hanya sebagai pengunjung

BIOFACH adalah tempat eksibisi produk bersertifikat organik sementara VIVANES adalah tempat eksibisi untuk produk bersertifikat fair trade. Keduanya berada dalam pengaruh IFOAM, dan merupakan eksibisi produk organik dan fair trade terpenting dan terbesar saat ini.  BV  Nurenberg ini  diselenggarakan di kota tua Nurnberg, Jerman pada setiap tanggal 17-20 Februari.  Setiap tahun dilaksanakan tanggal dan tempat  yang sama. 

Pada forum yang dihadiri oleh sekitar 43.500 pengunjung bisnis ini juga ada banyak side event yang membicarakan aspek penting di sekitar perdagangan produk organic dan fair trade baik itu menyangkut trends, kebijakan, pengalaman lapangan, dan sebagainya. Secara khusus misalnya statistik pertanian organik setiap tahunnya diluncurkan IFOAM pada event ini. Perkembangan negosiasi harmonisasi dan kesetaraan sistem sertifikasi antar negara juga dipresentasikan. Beberapa kelompok tani juga mempresentasikan pengalaman-pengalaman mereka. Pada tahun ini Ibu Emily Sutanto dari PT Bloom Agro juga membagikan pengalamannya dalam mengorganisir petani hingga dapat mengekspor beras organik dan fair trade dari Indonesia.

Kehadiran AOI menjadi sangat penting, tidak hanya dalam hal yang langsung berhubungan dengan perdagangan tetapi aspek lain di luar perdagangan seperti mengetahui perkembangan kebijakan, trends, dan pengalaman negara-negara lain. Namun sangat disayangkan AOI tidak dapat menampilkan produk anggotanya, sebab belum ada produk anggota yang sudah memiliki sertifikat internasional, baik itu sertifikat organik, maupun sertifikat fair trade karena itu adalah syarat untuk bisa tampil di BV.  Di ajang ini AOI menggandeng PT Bloom Agro Jakarta dengan beras organik-nya dan kumis kucing organik produksi PT Poros Nusantara Bogor.

Walau sekilas hanya nampak sebagai titik kecil di tengah kemegahan beragam produk organik dari seluruh dunia, namun keberadaan stand AOI (Indonesia) cukup diapresiasi oleh banyak pengunjung, tercatat  sekitar 250 pengunjung , baik akademisi, individu, konsultan maupun perusahaan  yang datang bertandang selama 4 hari pelaksanaan pameran ini.  Mereka kebanyakan menanyakan ‘rempah’ organik.  Dan di stand berukuran 12m2 inilah AOI berkesempatan memperkenalkan produk organik dari Indonesia dan menjalin jaringan bisnis baru untuk produk-produk organik Indonesia.

Sabastian Saragih, Presiden AOI,  menyatakan puas atas hasil yang diperoleh pada keikutsertaan di tahun ini dan berharap akan semakin banyak produk organik Indonesia yang akan dibawa pada rencana keikutsertaan di tahun 2011, karena terdapat beberapa produk potensial yang sedang dalam proses mendapatkan sertifikat internasional, sebagai salah satu syarat penting untuk dapat berpartisipasi di ajang BioFach.  Kepesertaan Indonesia di ajang bergengsi  ini juga menunjukkan kepada dunia akan  potensi besar Indonesia  sebagai pemain kunci dalam sektor organik dan perdagangan yang berkeadilan. (*)

 

Seri BioFach:
BioFach Japan + Natural Expo
BioFach China
BioFach Latin America
BioFach America
BioFach India

Statistik 2010
Peserta pameran: 2.557 (2009: 2,733*)
Peserta internasional: 2/3, termasuk dari Indonesia
Pengunjung bisnis pameran: 43.500 (2009: 46.771*)
Pengunjung internasional: 38%, termasuk dari Indonesia
Negara asal buyer: 121
Peserta / jumlah seminar dan forum: 8000 / 180

 

 

 

 
English Version Halaman depan Home