Deasy: Sertifikasi Penting untuk Menjamin Organik
Senin, 21 Februari 2011
Banyaknya produk-produk organik yang beredar saat ini membuat sertifikasi organik penting pada produk tersebut. Dengan sertifikasi organik berarti ada yang menjamin kualitas produk benar-benar dilakukan secara organik.
“Meski akan meningkatkan harga dari produk organik itu tidak menjadi masalah. Yang terpenting dari produk organik adalah manfaatnya. Itulah yang kita pikirkan, manfaat kesehatan dalam jangka panjang,” kata Deasy Noviyanti sebagai konsumen organik di sela kegiatan Komunitas Organik Indonesia (KOI) di Jakarta (18/2).
Menurutnya yang memutuskan mengkonsumsi organik sejak 2007, mengkonsumsi organik manfaatnya akan nampak dalam jangka panjang. “Misalnya ketika usia 40 tahun, tubuh kita lebih sehat daripada yang tidak mengonsumsi organik,” lanjutnya.
Bagi Deasy yang berkecimpung di dunia selebritis dan aktif dalam kegiatan sosial ibu dan anak Syair untuk Sahabat ini, produk organik sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sejak mengkonsumsi organik seperti beras, sayuran dan telur, Deasy mengaku lebih sehat. Saat hamil anak pertamanya, dia merasa lebih sehat dan kuat. Anaknya sekarang juga tidak mudah sakit.
Perluas Pasar
Untuk kepentingan bisnis, sertifikasi bersama pengemasan dan ijin juga bermanfaat agar bisa memperluas bisnis dan pemasaran. Jangkauan pemasarannya bisa masuk supermarket bahkan ekspor. “Business is about image, jadi kalau untuk memperluas bisnis, kenapa tidak sertifikasi?” kata Deasy.
Namun bagi petani sebagai produsen produk organik yang belum mempunyai dana untuk melakukan sertifikasi, tidak menjadi masalah juga. Pemasaran produk organik yang belum bersertifikat bisa dilakukan dengan cara menawarkan dari pintu ke pintu (door to door).
Para petani yang belum bisa melakukan sertifikasi organik secara individu, bisa berupaya melakukan langkah lain untuk bisa meyakinkan konsumen tentang produk organiknya. Dia menyambut baik dengan adanya program sertifikasi organik bagi para petani yang belum bisa melakukan sertifikasi organik secara individu ini. Seperti halnya program Pamor yang menyediakan sertifikasi organik bagi para petani yang diinisiasi oleh Aliansi Organis Indonesia (AOI).
PAMOR Indonesia (Penjaminan Mutu Organis Indonesia) dibentuk untuk menjawab kebutuhan penjaminan mutu untuk produk organik bagi petani organik skala kecil ditengah permintaan pasar akan mutu produk dan tuntutan konsumen akan jaminan atas integritas organik yang menjadi dilema tersendiri bagi petani. Selain persoalan biaya, prosedur yang sulit dan sistem yang kaku, sistem penjaminan/sertifikasi yang diakui saat ini hanya terfokus pada produk ekspor sehingga membuat pemasok pasar lokal terabaikan.
Selengkapnya tentang PAMOR Indonesia: http://pamor-indonesia.org/pamor/index.php