Pertanian Organik Mudah dan Murah
Selasa, 19 April 2011
Ber-organik di Rumah
Menanam sayuran di halaman rumah sendiri menjadi solusi masyarakat untuk mendapatkan sumber makanan organik yang sehat dan berkualitas. Demikian menurut Soeparwan dari FARM Organic saat talkshow “Doing Organic at Your Home” yang diselenggarakan oleh Komunitas Organik Indonesia (KOI) di Jakarta (15/4).
Menurut Soeparwan, selama ini konsumen sulit mendapatkan produk organik karena seringkali hanya tersedia di supermarket atau lahan yang jaraknya jauh dari rumah. Selain itu banyak produk organik yang kualitasnya tidak terjamin, ditambah lagi mahalnya sertifikasi membuat produk organik bersertifikat yang menjamin kualitas organik sangat sedikit. Maka dengan menanam sayuran organik sendiri di rumah, produk organik (khususnya sayuran) yang terjamin kualitasnya mudah didapatkan.
“Dengan menanam sayuran organik sendiri di halaman rumah, kita bisa menyediakan sayuran sehat dan aman untuk penghuni rumah karena100% kontrol di tangan kita,” kata Soeparwan. Selain itu, kita bebas menanam jenis sayuran yang disukai dan stok sayuran selalu dalam keadaan segar, tambahnya.
Mudah dan Murah
Menanam sayuran secara organik di rumah dapat dilakukan dengan sangat mudah dan murah. Tanaman bisa ditanam di halaman rumah sebagai tanaman taman, bisa ditanam di pot atau wadah yang tidak digunakan lagi, atau mengadopsi teknik vertikultur. Nah kalau sudah begitu, di apartemenpun kita dapat memiliki kebun organik.
Media tanam pun bisa diatur sedemikian rupa sehingga tetap memenuhi estetika sebagai taman. Pupuk organik yang digunakan bisa kompos atau kascing. Dan sayuran yang ditanampun bisa disesuaikan sesuai estetika taman yang indah.
Menurut Soeparwan, hama yang ada di kebun organik ini relatif lebih sedikit, sehingga pestisida organik cukup dibuat sendiri (dari ekstrak tanaman–red). Ekstrak pestisida alami ini bisa berasal dari cengkeh, sirsak, jahe, nimba dan sebagainya, atau bisa juga dengan menanam tanaman pengusir hama.
Selain mendapatkan produk organik berkualitas, menanam sayur organik di rumah sendiri juga bisa membentuk keluarga hijau dan sehat. Kegiatan ini bisa meluas dengan mengajak sekolah, perkantoran dan gedung untuk memiliki kebun atau taman organik sebagai bagian dari sekolah/kantor/gedung berbasis lingkungan yang hijau dan sehat.
Inisiatif ber-organik ria di kota ini sudah banyak berkembang pada beberapa tahun terakhir ini, semisal Perkumpulan Brenjonk-Trawas di Jawa Timur yang telah dapat memasarkan produknya sampai ke ranch market – Surabaya dan bahkan sudah banyak buku petunjuk praktis yang diterbitkan.
Akhirnya, pertanian organik bukan hanya persoalan bertanam sayur tetapi lebih dari itu adalah dengan pertanian organik kita akan menjadi bagian dari upaya untuk membangun ketahanan pangan dan kesehatan nasional. (ANP/SNY)