Petani Kewalahan Penuhi Permintaan Beras Organik
Senin, 15 Agustus 2011
PURWAKARTA, KOMPAS.com - Para petani yang tergabung dalam kelompok tani Mekar Sari dan gabungan kelompok tani Jati Jaya di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kesulitan memenuhi permintaan beras organik. Sekitar 100 ton beras yang mereka produksi per musim, selalu habis dalam hitungan pekan atau bulan.
"Jika dipenuhi semua, permintaan ke gabungan kelompok tani bisa mencapai 300 ton per musim, namun kemampuan kami baru sepertiganya," kata Opik (37), Manajer Mekar Sari saat mengikuti bazar produk yang diselenggarakan Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah II Jawa Barat di Purwakarta, Selasa (9/8/2011).
Opik menambahkan, Mekar Sari memiliki 76 anggota yang menggarap 66 hektar sawah di Cipunagara. Selain dari petani anggota, gabungan kelompok tani juga menerima beras dari petani-petani organik di sejumlah kecamatan di Kabupaten Subang. Total produksi mencapai 100 ton per musim tanam, namun beras sering habis sebelum panen musim berikutnya.
Beras organik produksi Jati Jaya diberi label "Beras Sehat" dan dijual Rp 10.000 per kilogram atau lebih mahal ketimbang beras nonorganik mereka yang kini dijual Rp 7.500 per kilogram.
"Sejak merintis usaha pertanian organik tahun 2005, permintaan akan beras organik bertambah. Pelanggan kami berasal dari Subang, Bandung, dan Jakarta," kata Opik.
Sumber:
http://regional.kompas.com/read/2011/08/09/16104267/Petani.Kewalahan.Penuhi.Permintaan