Desa Melung Buka Agrowisata Sayur Organik
Selasa, 10 Januari 2012
BANYUMAS--MICOM: Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengembangkan agrowisata berbasis pertanian organik, khususnya tanaman sayur, di lereng Gunung Slamet.
Itu dikatakan Kepala Desa Melung Budi Satrio di Melung, Banyumas, Minggu (8/1). Menurut dia, pengembangan pertanian organik ini dirintis sejak 2009, saat Desa Melung menerima program padat karya senilai Rp168 juta.
Karena lebih difokuskan untuk kegiatan padat karya yang melibatkan masyarakat, pihaknya memanfaatkan itu untuk budi daya tanaman sayur organik pada lahan milik desa seluas dua hektare.
"Kami melibatkan masyarakat, mulai dari pembuatan pupuk organik, pengolahan lahan, hingga perawatan tanaman," katanya.
Dalam hal ini, kata dia, pupuk organik yang dibuat berasal dari kotoran ternak dan daun-daunan.
"Kami menanam sayuran yang cocok ditanam di daerah yang memiliki ketinggian 600 meter di atas permukaan laut seperti Melung yang berada di lereng Gunung Slamet ini. Tanaman yang kami tanam misalnya cabai," kata dia.
Pengembangan agrowisata tanaman sayur organik itu untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan merawat lingkungan secara lestari.
Kendati demikian, Budi mengakui, pihaknya tidak berniat untuk memperluas lahan yang dimanfaatkan sebagai agrowisata tanaman sayur organik ini.
"Cukup dua hektare itu. Kami memasok kebutuhan sesuai kemampuan kami," katanya. (Ant/OL-5)
Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2012/01/08/289902/289/101/Desa-Melung-Buka-Agrowisata-Sayur-Organik