Pertanian Organik Jombang Dilirik Bank Dunia
Rabu, 29 Februari 2012
JOMBANG – Bupati Jombang Drs.H. Suyanto MM, didampingi Wabup Drs H Widjono Soeparno M.Si, Sekdakab M Munif Kusnan, SH M.Si menerima rombongan dari Bank Dunia diwakili Bakti Nusawan dan Awaludin Djafar di ruang rapat Swagata, Rabu (22/2). Bank Dunia mengunjungi Kota Santri itu terkait pertanian organik.
Wakil dari Bank Dunia selama empat hari memverifikasi Sistem Pertanian Organik di Kabupaten Jombang. Karena, Jombang masuk empat besar kabupaten di Indonesia yang menjadi percontohan sistem pertanian organik, dan hendak didanai Bank Dunia. Selain Jombang ada juga Kabupaten Semarang, Kabupaten Lombok Tengah dan Kab. Karawang.
Bupati Suyanto dihadapan utusan Bank Dunia menjelaskan, profil sistem pertanian di Kabupaten Jombang. Untuk meningkatkan produksi pangan dari 63% lahan pertanian yang ada di Kabupaten Jombang, Pemkab menempuh berbagai strategi dan kebijakan, diantaranya menerapkan bercocok tanam denga cara organik.
”Hasilnya banyak penghargaan atau apresiasi dari pemerintah pusat terkait surplus pangan yang telah diterima Pemkab Jombang, komitmen kita menyelamatkan pertanian dan meningkatkan taraf hidup petani di Jombang,” katanya.
Sementara, Bakti Nusawan menjelaskan kedatangannya ke Kabupaten Jombang sebagai utusan Bank Dunia untuk menilai sistem pertanian organik di Jombang. Dari empat daerah tadi Bank Dunia hanya memberikan dana hibah ke tiga daerah. bas
Sumber: http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=076c06d77ffda9a9635c6f5d20dbe389&jenis=1679091c5a880faf6fb5e6087eb1b2dc